Home / Ulumuddin / Fiqh / Syakhsiyah / Ibadah Dalam Keadaan Nifas

Ibadah Dalam Keadaan Nifas

Ibadah Dalam Keadaan Nifas

Pengertian Nifas

nifas

Nifas adalah peristiwa khusus yang dialami wanita dimana darah keluar dari rahim wanita karena disebabkan melahirkan. Dan terkadang muncul beberapa pertanyaan terkait hal ini seperti, apakah wanita dilarang berpuasa dan melaksanakan shalat selama 40 hari dengan alasan bahwa wanita tidak dalam keadaan suci. Dan jika demikian kewajiban syariat apa yang harus dilakukan wanita pada masa tersebut, dan apakah wajib bagi wanita mengqada’ puasa selama 40 hari dan mengqada’ shalat wajib yang ditinggalkan?

Sesungguhnya wajib bagi wanita jika dalam keadaan haid atau dalam keadaan nifas untuk berbuka puasa, tidak dibolehkan baginya berpuasa baik itu puasa fardhu (wajib) atau puasa sunat, atau mengqada puasa.  Wanita wajib mengganti puasa ramadhan yang ditinggalkannya ketika haid atau darah nifas telah berakhir. Jikapun tetap berpuasa maka puasanya batal dan haram.

Sebagaimana halnya jika dalam keadaan haid dan nifas, wanita diharamkan melaksanakan shalat sunat atau wajib dan mengqada shalat yang ditinggalkannya  jika haid dan nifas telah berhenti berdasarkan perkataan Sayyidah Aisyah RA tentang darah haid :

كان يصيبنا ذلك على عهد رسول الله ص م, فنؤمربقضاءالصوم ولانؤمر بقضاءالصلاة

Artinya : aku mengalaminya pada masa Rasulullah SAW lalu aku diperintahkan mengqadha puasa, dan aku tidak diperintahkan mengqadha shalat

Pada suatu waktu pula Sayyidah Aisyah RA ditanya:

آتقضي الحائض الصلاة ؟ فأجبت : لقد كنا نحيض عند رسول الله صلى الله عليه وسلم فلا نقضى ولا نؤمر بالقضاء

Apakah engkau mengqadha shalat jika dalam keadaan haid ? Lalu Aisyah menjawab : Sesungguhnya jika aku haid pada masa Rasulullah SAW, aku tidak mengqadha, dan tidak diperintahkan mengqadha shalat.

Baca Juga  Cara, Niat, dan Doa Shalat Dhuha

Pandangan Hukum Nifas

Para fuqaha bersepakat bahwa wajib berbuka pada puasa ramadhan bagi wanita yang haid dan nifas, dan tidak melaksanakan puasa dan shalat setelah mengeluarkan darah nifas saat melahirkan selama 40 hari. Dan jika darah nifas telah berhenti maka wanita wajib mengganti ( mengqadha ) sebanyak yang ditinggalkannya selama puasa ramadhan, akan tetapi tidak wajib tidak kewajiban baginya mengqadha shalat yang ditinggalkannya.

Paling tidak diantara hikmah yang dapat dipetik dari pelarangan seorang wanita yang dalam keadaan nifas untuk melaksanakan shalat karena persoalan bersuci sebagaimana halnya jika dalam keadaan haid, wanita yang berada dalam keadaan nifas akan disibukkan pada persoalan anaknya, sehingga tidak mampu menggapai fadilah shalat, dan menghilangkan najisnya.

Sebagaimana hikmah pelarangan berpuasa bagi wanita yang haid dan nifas karena terkait dengan kendala memenuhi kesucian dalam beribadah  serta kendala fisik sehingga menghalangi kekuatan dan kemampuan wanita, dan Allah tidak menambah beban wanita yang telah terbebani keadaan haid dan nifas. Sesungguhnya Allah Mengetahui dan Mengasihi hambanya.

====

silahkan like FB Fanspage ponpesalbadar dan follow twitter ponpesalbadar

====

 

Baca Artikel Lainnya :
comments
x

Check Also

Pengertian Dan Hukum Sogok Menyogok

Pengertian Dan Hukum Sogok Menyogok

Pengertian Sogok Menyogok Sogok menyogok atau risywah atau dalam bahasa kita “ rasuah “ adalah ...