Home / Ulumuddin / Fiqh / Muamalah / Pengertian dan Syarat Hawalah

Pengertian dan Syarat Hawalah

Pengertian Hawalah

hawalah

Hawalah / Hiwalah adalah pengalihan tanggung jawab membayar hutang dari seseorang kepeda orang lain, misalnya Sayyid mempunyai hutang, sejatinya Sayyid lah yang membayar hutang tersebut, tetapi kewajiban tersebut dialihkan kepada Laniessa dengan Aqad.

Kewajiban membayar hutang segera mungkin sangat ditegaskan dalam agama sebagaimana sabda Rasulullah SAW :

عن ابى هريرة رضى الله عنه قال:قال رسول الله صلى الله علىه وسلم : مطل الغنى ظلم, واذااتبع احدكم على ملىء فليتبع

Artinya : Dari Abu Hurairah RA berkata : Rasulullah SAW bersabda : penahanan orang yang kaya adalah suatu kedzaliman, dan jika diikutkan seorang dari kamu pada yang kaya, maka ia harus menerima penyerahan itu. (HR Bukhari & Muslim )

عن ابى هريرة رضى الله عنه ان رسول الله صلى الله علىه وسلم كان يؤتى بالرجل المتوفى عليه الدين, فيسأل :هل لدينه من قضاء ؟ فان حدث انه ترك وفاء صلى عليه, والا قال : صلواعلى صاحبكم, فلمّ فتح الله عليه الفتوح قال : انا اولى بالمؤمنين من انفسهم, فمن توفى فعليه دين فصلى قضاؤه

 Artinya : Dari Abu Hurairah RA sesungguhnya Rasulullah SAW bila didatangkan kepadanya jenazah orang yang menanggung hutang, beliau bertanya : apakah ia meninggalkan sesuatu untuk membayarnya  ? kalau dikatakan bahwa ia meninggalkan sesuatu untuk membayar hutangnya, maka beliau shalat untuknya, tetapi bila tidak, beliau bersabda : shalatkanlah sahabatmu itu !, tetapi setelah Allah memberi beberapa kemenangan kepadanya, beliau bersabda : “ aku lebih dekat kepada orang mukmin daripada mereka, maka barang siapa meninggal dunia dan meninggalkan hutang maka aku tanggung membayarkannya. HR Bukhari dan Muslim

Syarat Hawalah

  1. Kerelaan orang yang mengalihkan hutang / mahil
  2. Persetujuan orang yang melakukan hutang / muhal
  3. Keadaan hutang yang dipindahkan sudah tetap menjadi tanggungan, dengan kata lain bukan piutang yang kemungkinan dapat gugur, seperti piutang maskawin perempuan yang belum berkumpul dengan suaminya.
  4. Adanya persamaan hutang yang menjadi tanggungan muhal dan muhal ‘alaih (orang yang menerima pemindahan hutang dari mahil, baik dalam jenis, waktu bayar dan waktu penangguhan.
Baca Juga  Pengertian, Contoh, dan Hukum Qaul Sahaby

Demikian tulisan mengenai Pengertian dan Syarat Hawalah, Semoga bermanfaat

=====

Ditulis kala keheningan siang menyerupai malam

Silahkan like FB Fanspage ponpesalbadar dan follow twitter @ponpesalbadar

====

comments
x

Check Also

Pengertian Dan Hukum Sogok Menyogok

Pengertian Dan Hukum Sogok Menyogok

Pengertian Sogok Menyogok Sogok menyogok atau risywah atau dalam bahasa kita “ rasuah “ adalah ...