Home / Ulumuddin / Fiqh / Cara dan Hikmah Puasa Syawal

Cara dan Hikmah Puasa Syawal

Cara dan Hikmah Puasa Syawal

puasa syawal - Cara dan Hikmah Puasa SyawalPuasa Syawal adalah termasuk salah satu puasa yang dianjurkan pelaksanaannya setelah kita menjalankan ibadah puasa ramadhan selama sebulan penuh. Sebab ibadah puasa syawal termasuk bernilai ibadah yang tinggi di sisi Allah SWT

Cara Melakukan Puasa Syawal

Dalam pelaksanaan puasa syawal, merujuk pada hadits Rasulullhah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dan Ibnu Majah :

Sabda Rasulullah, “Barangsiapa yang telah berpuasa Ramadhan dan kemudian dia mengikutkannya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka dia seperti orang yang berpuasa selama satu tahun.” [HR Muslim).

Rasulullah saw. bersabda: “Barang siapa berpuasa Ramadhan dan meneruskannya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, berarti dia telah berpuasa satu tahun.” (HR. Imam Muslim dan Abu Dawud). Dan masih hadits yang sama dengan perawi lain. (HR. Ibn Majah).

Berdasarkan pengertian hadits tersebut diatas, pahala orang yang berpuasa Ramadhan ditambah enam hari di bulan Syawal sama pahala dengan puasa selama setahun. Dengan merujuk pada Al-Qur’an surah Al-An’am ayat 160 :

مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا وَمَنْ جَاءَ بِالسَّيِّئَةِ فَلا يُجْزَى إِلا مِثْلَهَا وَهُمْ لا يُظْلَمُونَ (١٦٠)

Artinya : Barangsiapa membawa amal yang baik, Maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan Barangsiapa yang membawa perbuatan jahat Maka Dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan).

Sekiranya sebuah kebaikan bernilai sepuluh pahala, maka puasa Ramadhan selama satu bulan terhitung sebagai sepuluh bulan. Dan puasa selama enam hari di bulan Syawal dihitung dua bulan. Jadi total jumlahnya adalah satu tahun.

Analogi :

Puasa Ramadhan : 1 bulan x 10 pahala = 10 bulan
Puasa Syawal : 6 hari x 10 pahala =   2 bulan

Kalangan ulama memperbolehkan pelaksanaan puasa syawal tidak secara berturut-turut, boleh dilaksanakan pertengahan atau diakhir bulan syawal.

Hikmah Puasa Syawal

Hikmah pelaksanaan puasa selama enam hari di bulan Syawal adalah sebagai “pengganti” puasa Ramadhan yang dikhawatirkan jika sekiranya ada yang tidak sah. Demikian juga untuk menjaga agar perut metabolisme setelah sebulan penuh melaksanakan puasa, kemudian diberi kesempatan luas untuk makan dan minum. Lebih dari itu, puasa Syawal adalah ibadah sunnah yang sangat dianjurkan oleh ajaran agama kita.

Menggabungka Qadla Ramadhan dan Puasa Syawal

Persoalan menggabungkan niat dalam ibadah puasa syawal juga terjadi, apakah penggabungan antara qadha puasa dengan puasa syawal sah hukumnya, karena secara logis penggabungan ini merupakan penggabungan dua ibadah yang kadar hukumnya berbeda, puasa qadha hukumnya wajib, sedangkan puasa syawal hukumnya sunat.

Kalangan Ulama berbeda pendapat dalam masalah ini. Ada yang mengatakan keduanya tidak sah. Ada yang mengatakan yang sah puasa syawalnya dan hutangnya belum gugur.

Imam Ramli salah seorang ulama besar madzhab Syafii berfatwa ketika seseorang bertanya tentang qadla Ramadhan di bulan Syawal sembari niat puasa enam hari bulan Syawal, jawaban beliau adalah gugur bagi seseorang hutang puasa ramadhan dan kalau dia berniat juga puasa syawal maka baginya pahala puasa sunnah tersebut. Imam Ramli mengatakan bahwa itu pendapat beberapa kalangan ulama kontemporer.

Demikian artikel Cara dan Hikmah Puasa Syawal, semoga bermanfaat.

====

silahkan like FB Fanspage ponpesalbadar dan follow twitter ponpesalbadar

====

Facebook Comments
x

Cek Juga

Pengertian dan Hukum Menimbun Barang

Pengertian dan Hukum Menimbun Barang

Pengertian Menimbun Barang Menimbun barang komoditi kadang terdengar beritanya dinegara kita, apalagi jika menjelang hari ...