Home / Ulumuddin / Fiqh / Pengertian Dan Cara Membayar Dam

Pengertian Dan Cara Membayar Dam

Pengertian Dan Cara Membayar Dam

Cara membayar dam adalah salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan ibadah haji dan umrah. Dam secara bahasa berarti mengalirkan darah dengan menyembelih binatang kurban yang dilakukan pada saat  ibadah  haji dan umrah ketika kita melanggar larangan atau meninggalkan wajib haji dan umrah.
Dam terdiri dari 2 (dua) macam yaitu Dam Nusuk yakni dam yang dikenakan bagi orang yang mengerjakan haji tamattu’ atau Qi ran (bukan karena melakukan kesalahan) dengan membeli seekor kambing, atau diganti dengan  puasa 10 hari, 3 hari dikerjakan di tanah suci dan 7 hari dikerjakan di tanah air.

Kedua Dam Isa’ah yakni dam yang dikenakan bagi orang yang melanggar aturan atau melakukan kesalahan dalam melaksanakan umrah atau haji seperti mencukur rambut, memotong kuku, memakai pakaian berjahit (bagi laki-laki), memakai minyak rambut, memakai wangi-wangian, bersenggama sesudah tahalul pertama, maka dendanya menyembelih kambing atau berpuasa 3 hari atau bersedekah 3 gantang (9,3 liter) makanan  kepada 6 orang fakir miskin.
Umumnya, jamaah haji Indonesia melaksanakan haji tamattu‘, bahkan disebutkan hampir 99 persen, sehingga harus membayar dam antara lain dengan menyembelih seekor kambing. Jika membayar dam dengan membeli kambing maka akan ada 168.000 kambing yang disiapkan (jumlah kuota haji Indonesia tahun 2014 adalah 168.800 orang). Jika harga satu kambing Rp1 juta saja maka akan melibatkan uang Rp168 miliar, sudah jumlah yang cukup besar.

Sebenarnya, untuk membayar dam, jamaah selain memotong hewan bisa juga dengan berpuasa. Namun umumnya, jamaah haji Indonesia membayarnya dengan memotong hewan.

Oleh sebab itu, bisnis penjualan kambing di Makkah menjadi sangat menarik. Apalagi ada sekitar 2,5 juta hingga 3 juta jamaah yang akan melakukan ibadah haji tahun ini, dan jamaah Indonesia adalah yang terbesar. Jangan heran jika banyak orang baik penduduk asli maupun pendatang yang menawarkan kambing untuk dam saat musim haji.

“Kami ada kambing untuk membayar dam,” kata seorang warga setempat diterjemahkan oleh seorang warga Indonesia yang bekerja di pasar swalayan.

Sementara itu Mukimin, warga Indonesia yang menetap di Arab Saudi, juga tidak sedikit yang menawarkan kambing ke jamaah Indonesia bahkan mereka ke penginapan-penginapan.

dam 1 150x150 - Pengertian Dan Cara Membayar Dam

Cara Membayar Dam

Banyak cara yang bisa dilakukan oleh jamaah untuk membeli kambing guna membayar dam.

Pertama, jamaah bisa mencari sendiri ke pasar hewan lalu memotong hewan itu di tempat pemotongan hewan tersebut. Memotong harus di Mina atau dapat di tempat lain di tanah Haram.

Kedua, membayar dengan dikoordinir oleh Ketua Rombongan atau Ketua Kloter lalu dibelikan hewan dan disembelih dengan disaksikan oleh perwakilan jamaah.

Ketiga, dengan membayar dam melalui Bank Ar Rajhi dan bank pemerintah inilah yang akan menyembelihkan hewan jamaah tersebut.

Demikian artikel mengenai Pengertian dan Cara Membayar Dam, semoga bermanfaat.

Facebook Comments
x

Cek Juga

Pengertian Dan Hukum Sogok Menyogok

Pengertian Dan Hukum Sogok Menyogok

Pengertian Sogok Menyogok Sogok menyogok atau risywah atau dalam bahasa kita “ rasuah “ adalah ...