Breaking News
Home / Kolom / Amaliah dan Keutamaan Ibadah di Bulan Dzulhijjah

Amaliah dan Keutamaan Ibadah di Bulan Dzulhijjah

Amaliah dan Keutamaan Ibadah di Bulan Dzulhijjah

amaliah bulan dzulhijjahTidak terasa kita akan memasuki lebaran hari raya idul adha, namun mungkin belum semua diantara kita sekalian menyadari terdapat beberapa amaliah yang dilakukan saat memasuki bulan dzulhijjah, tidak sekedar menjadi bulan ibadah bagi saudara / orang tua / kerabat / kawan kita yang memiliki kesempatan harta dan jiwa melaksanakan ibadah haji.

Beberapa amaliah yang sekiranya dapat dilakukan antara lain :

Melakukan Puasa Tarwiyah  dan Puasa Arafah

Niat Puasa Hari Tarwiyah  (8 Dzulhijjah ):

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ مِنْ يَوْمِ التَّرْوِيَّةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Niat Puasa Hari Arafah ( 9 dzulhijjah ) :

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Hikmahnya adalah dapat menghapus dosa yang telah lewat selama satu tahun dan dosa satu tahun berikutnya, sebagaimana sabda Nabi Saw.:

ِصيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ احْتَسَبَ عَلىَ اللهِ أَنْ يُكَفِّرَ السُّنَّةَ الَّتِيْ قَبْلَهُ وَالسُّنَّةَ الَّتِيْ بَعْدَهُ (رواه مسلم)

“Puasa hari Arafah dengan tujuan mengharapkan pahala dari Allah itu dapat menghapus dosa setahun yang telah lalu dan dosa setahun yang akan datang.” (HR.Muslim)

Shalat Hari Raya Idul Adha
Adalah shalat sunah yang dilakukan pada tanggal 10 Dzul Hijjah secara berjamaah yang waktunya mulai terbitnya matahari hingga tergelincir. Hukum melakukannya adalah sunnah muakkad dan yang lebih utama dilaksanakan setelah naiknya matahari setingi ujung tombak dalam pandangan mata.
Membaca Tahlil, Takbir dan Tahmid

مَا مِنْ أَيَّامٍ أَعْظَمُ وَلاَ أَحَبُّ إِلىَ اللهِ الْعَمَلَ فِيْهِنَّ مِنْ هَذِهِ اْلأَيَّامِ الْعَشْرِ فَأَكْثِرُوْا فِيْهِنَّ مِنَ التَّهْلِيْلِ وَالتَّكْبِيْرِ وَالتَّحْمِيْد

“Tiada hari yang lebih baik dan lebih di cintai Allah ta’ala untuk beramal baik padanya dari sepuluh hari Dzulhijjah, maka perbanyaklah membaca tahlil (Laa ilaaha illallah), takbir (Allahu Akbar) dan tahmid (Alhamdu lillah)”.(HR. Ahmad).
Keutamaan 10 hari Awal Bulan Dzulhijjah

Menurut sebagian ulama dikatakan: “Barangsiapa yang berkenan melakukan puasa sepuluh hari yang awal bulan Dzulhijjah maka akan mendapatkan beberapa keutamaan sebagai berikut:
a. Mendapatkan keberkahan umur.
b. Bertambah banyak hartanya.
c. Terjaga keluarganya.
d. Terampuni amal buruknya.
e. Berlipat ganda pahala amal kebaikannya.
f. Mempermudah sakaratul maut.
g. Menerangi gelapnya kubur.
h. Memberatkan timbangan amal.
i. Selamat dari siksa neraka.
j. Dinaikkan derajatnya.”

وروى ابو هريرة رضي الله عنه عن النبي عليه الصلاة والسلام انه قال ما من ايام احب الى الله ان يعبد فيها من عشر ذى الحجة يعدل صوم كل يوم منها صيام سنة وقيام كل ليلة منها قيام ليلة القدر

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Ra. bahwasanya Nabi Saw. bersabda: “Tiada hari yang lebih disukai oleh Allah untuk dibuat beribadah daripada sepuluh hari bulan Dzulhijjah. Yang mana puasa satu hari saja sebanding dengan puasa setahun. Dan beribadah setiap malam harinya bagaikan beribadah di malam Lailatul Qadar.”

Perihal mengenai orang tidak boleh berpuasa pada hari tasyrik, yaitu pada hari ke 11, 12, 13 dzulhijjah merujuk hadits dari Sayyidah Aisyah Ra :

عن عائشة وابن عمررضى الله عنهم قالا : لم يرخص فى أيام التشريق أن يصمن إلا لمن لم يجدالهدي

Artinya : Diriwayatkan dari Aisyah Ra dan Ibn Umar Ra : Tidak seorang pun diperbolehkan berpuasa pada hari Tasyriq kecuali mereka yang tidak mampu berkurban.

Keutamaan Berbuat Baik Pada Hari Tasyrik

Terdapat pula keutamaan pada hari hari tasyrik sebagaiman sabda Rasulullah SAW :

عن ابن عباس رضى الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم انه قال : ماالعمل فى أيام أفضل منها فى هذالعشر. قالوا ولاالجهاد إلا رجل خرج يخاطر بنفسه وماله, فلم يرجع بشيء

Dari Riwayat Ibn Abbas Rasulullah SAW bersabda : tidak ada perbuatan baik ( yang dikerjakan ) pada hari-hari lain lebih utama daripada perbuatan baik yang dilakukan pada hari ini (hari kesepuluh) bulan dzulhijjah) beberapa sahabat Nabi SAW bertanya : bahkan jihad ? Nabi SAW menjawab, bahkan jihad, kecuali orang yang melakukannya  dengan menempatkan hidup dan harta miliknya dalam bahaya ( dijalan Allah, yaitu berjihad dengan hidup dan harta miliknya) dan tidak kembali dengan semua itu ( mati syahid).

====

silahkan like FB Fanspage ponpesalbadar dan follow twitter ponpesalbadar

====

 

Facebook Comments

Check Also

DPR

Tugas, Fungsi dan Wewenang DPR

DPR adalah lembaga negara sebagai lembaga perwakilan. DPR merupakan lembaga perwakilan rakyat yang berkedudukan sebagai …