Breaking News
Home / Kumpulan Doa dan Kisah / KISAH NABI AYYUB AS

KISAH NABI AYYUB AS

KISAH NABI AYYUB AS

KISAH NABI AYYUB ASNabi Ayyub as (putra Nabi Ishaq putra Nabi Ibrahim) adalah seorang nabi yang kaya raya bahkan memiliki banyak binatang pemeliharaan, seperti sapi, kerbau, kambing, keledai, dll. Dan juga bahkan mempunyai banyak anak laki-laki maupun wanita.

Dalam kehidupannya bahkan selalu berbuat kebajikan baik terhadap keluarga, family, tetangga, maupun terhadap fakir miskin atau anak yatim. Di samping itu beliau seorang yang taat beribadah kepada Allah SWT dan mengetahui akan hak dan kewajiban. Pada suatu saat iblis hasud dan ini kepada Nabi Ayyub, sehingga ia (iblis) menggoda dan mencoba dengan beberapa cobaan, tapi Nabi Ayyub tetap sabar dan bertawakal kepada Allah dan iblis tidak dapat mematahkan kesabaran yang dimiliki oleh Nabi Ayyub. Untuk menunjukkan kesabaran yang dimiliki Nabi Ayyub (kepada iblis), maka Allah menguji dengan cobaan yaitu dikuranginya kekayaan Nabi Ayyub sehingga beliau hidup dalam kekurangan (miskin), sekalipun beliau hidup dalam kemiskinan, tapi beliau tetap sabar dan bertawakal kepada Allah. setelah nabi Ayyub diuji oleh Allah dengan hidup miskin, lalu Allah menguji kembali kepada Nabi Ayyub dengan ujian yang sangat berat yaitu : meninggalnya (mati) semua anak-anak Nabi Ayyub baik yang laki-laki maupun wanita.

Sungguh berat ujian(cobaan) yang diterimaoleh Nabi Ayyub AS dalam kehidupannya. Tapi Nabi Ayyub tetap menghadapinya dengan sabar dan bertawakkal serta semuanya telah diserahkan kepada Allah Tuhan Yang Maha Kuasa.

Setelah Nabi Ayyub diuji oleh Allah dengan kemiskinan dan kematian anaknya, maka datang kembali ujian Nabi Ayyub yang lebih berat yaitu, sakit badan(koreng) selama kurang lebih tujuh tahun lamanya, sehingga kehidupan Nabi Ayyub terisaler dari pergaulan semua keluarga, sahabat dan handaitulan sama menjauhinya bahkan isterinya(rohmah) yang selalu taat dan setia menunggu (menemani) Nabi Ayyub di tempat pembaringannya hampir bosan (agak enggan) untuk melayani Nabi Ayyub , karena ia selalu digoda oleh syaitan/iblis agar menjauhi suaminya (Nabi Ayyub). Tapi rupanya Nabi Ayyub mengetahui tentang perihal isterinya telah termakan oleh godaan syaitan laknatullah, maka Nabi Ayyub marah kepadanya, seraya berjanji (nadzar) : jika aku sembuh niscaya aku akan memukulmu sebanyak seratus kali, kemudian Nabi Ayyub berdo’a agar penyakitnya lekas sembuh.

Dengan kesabaran dan ketabahan Nabi Ayyub dalam menghadapi cobaan dari Allah,maka Allah mengabulkan permohonan Nabi Ayyub yaitu diberikan kesembuhan dari penyakitnya, dikembalikan keluarga kepdanya dan dilipat gandakan harta kekayaannya, itulah bukti-bukti allahmenguji kesabaran hambanya (Nabi Ayyub) kepada syaitan agar menjadi peringatan bagi orang-orang yang beriman.

Setelah Nabi Ayyub sembuh dari sakitnya, maka Nabi akan melaksanakan janjinya (nadzar) yaitu : memukul isterinya seratus kali. Tapi Allah SWT tidak memperkenankan pada Nabi Ayyub untuk melaksanakan nadzarnya,dan NabiAyyub tidak juga melakukan pemulukan terhadap isterinya sebanyak seratus kali , melainkan hanya satu kali pukulan dengan lidi (yang berjumlah seratus) diikat dijadikan satu ikatan. Hal ini mengingat bahwa isterinya Nabi Ayyub (Rohmah) adalah seorang wanita yang taat kepada Allah dan setia kepada suami, dia melakukan itu karena dia digoda oleh syaitan . Dan Allah mengampuni atas segala perbuatannya .

وَأَيُّوبَ إِذْ نَادَى رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ (٨٣)فَاسْتَجَبْنَا لَهُ فَكَشَفْنَا مَا بِهِ مِنْ ضُرٍّ وَآتَيْنَاهُ أَهْلَهُ وَمِثْلَهُمْ مَعَهُمْ رَحْمَةً مِنْ عِنْدِنَا وَذِكْرَى لِلْعَابِدِينَ (٨٤)

Dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya: “(Ya Tuhanku), Sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan yang Maha Penyayang di antara semua Penyayang”. Maka Kamipun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah. (Q.S. Al-Anbiya’: 83-84)

وَاذْكُرْ عَبْدَنَا أَيُّوبَ إِذْ نَادَى رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الشَّيْطَانُ بِنُصْبٍ وَعَذَابٍ (٤١)ارْكُضْ بِرِجْلِكَ هَذَا مُغْتَسَلٌ بَارِدٌ وَشَرَابٌ (٤٢)وَوَهَبْنَا لَهُ أَهْلَهُ وَمِثْلَهُمْ مَعَهُمْ رَحْمَةً مِنَّا وَذِكْرَى لأولِي الألْبَابِ (٤٣)وَخُذْ بِيَدِكَ ضِغْثًا فَاضْرِبْ بِهِ وَلا تَحْنَثْ إِنَّا وَجَدْنَاهُ صَابِرًا نِعْمَ الْعَبْدُ إِنَّهُ أَوَّابٌ (٤٤)

Dan ingatlah akan hamba Kami Ayyub ketika ia menyeru Tuhan-nya: “Sesungguhnya aku diganggu syaitan dengan kepayahan dan siksaan”. (Allah berfirman): “Hantamkanlah kakimu; Inilah air yang sejuk untuk mandi dan untuk minum”. dan Kami anugerahi Dia (dengan mengumpulkan kembali) keluarganya dan (kami tambahkan) kepada mereka sebanyak mereka pula sebagai rahmat dari Kami dan pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai fikiran. dan ambillah dengan tanganmu seikat (rumput), Maka pukullah dengan itu dan janganlah kamu melanggar sumpah. Sesungguhnya Kami dapati Dia (Ayyub) seorang yang sabar. Dialah Sebaik-baik hamba. Sesungguhnya Dia Amat taat (kepada Tuhan-nya). (Q.S. Shaad: 41-44)

Demikian Allah menguji hambanya, dan demikian juga Allah memberikan kemenangan dan kemulyaan kepadanya ( Nabi Ayyub AS ).

====
Silahkan like FB Fan Page FB Fan Page atau follow Twitter PP. Al-Badar

Facebook Comments

Check Also

thariq bin ziyad

Thariq bin Ziyad Sang Penakluk Andalusia

Thariq bin Ziyad bin Abdullah bin Walgho bin Walfajun bin Niber Ghasin bin Walhas bin …