Home / Info Pesantren / Takhrij Thullab Pondok Pesantren DDI Parepare

Takhrij Thullab Pondok Pesantren DDI Parepare

Takhrij Thullab Pondok Pesantren DDI Parepare

DSC 0696  - Takhrij Thullab Pondok Pesantren DDI PareparePondok Pesantren Al-Badar  DDI dan Pondok Pesantren DDI Lil-Banat Parepare melaksanakan kegiatan Takhrij Thullab atau penamatan santri (19/05/2013). Yang dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Badar. Seperti tahun tahun sebelumnya dimana kegiatan bersama ini dilakukan secara bergiliran, pada tahun lalu dilaksanakan di Pondok Pesantren Lil-Banat DDI Ujung Lare.

Perpisahan Pondok Pesantren DDI Al-Badar dan Lil-Banat dihadiri Walikota Parepare H. Sjamsu Alam beserta unsur Pimpinan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare.

Mengawali sambutan, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Badar dan Lil-Banat Prof. Dr. KH Abd Muiz Kabry mengucapkan terimakasih atas kehadiran Walikota Parepare yang juga merupakan sahabat lama sejak KH Muiz Kabry mulai mengabdi di Parepare sekitar tahun 1975 dan memesankan agar hubungan bathin ini tetap terjaga . Lebih lanjut  KH Muiz Kabry menjelaskan bahwa Pondok Pesantren DDI Parepare senantiasa berupaya meningkatkan kualitas pendidikan disertai dengan prestasi yang cukup konstan ditandai kesuksesan menjaga kelulusan seluruh santri dalam ujian yang dilaksanakan selama kurun waktu beberapa tahun terakhir.

Pada kesempatan Takhrij Thullab pula, KH Muiz Kabry mengharapkan agar santri yang telah tamat senantiasa tetap menjaga akhlakul karimah dimanapun berada, sebab selemah lemahnya kemampuan intelektual maka jangan sampai akhlakul karimah juga terdegradasi, menukil risalah nabawi bahwa Rasulullah SAW diutus untuk menyempurnakan akhlakul karimah. Dengan kepribadian yang berakhlakul karimah niscaya akan memiliki kadar inteletualitas yang tinggi. Hal ini tidak terlepas dari keyakinan bahwa Pondok Pesantren adalah benteng terakhir pertahanan Islam bukan kekuatan Islam berbasis politik. Itulah mengapa beberapa tahun terakhir ini Pondok Pesantren dilingkungan DDI tidak begitu  antusias mengirimkan santri / santriwati untuk melanjutkan pendidikan keislaman di Timur Tengah misalnya karena melihat ada pergeseran khazanah intelektual islam yang semula didominasi pusat ilmu yang berada ditimur tengah bergeser ke wilayah asia tenggara terutama di Indonesia sebab diskursus keislaman senantiasa berlangsung di lingkungan pondok pesantren serta santri yang melanjutkan pendidikan dalam negeri masih memiliki enthusiastic dan endurance untuk kembali mengabdi di pesantren. namun bukan berarti melakukan moratorium secara penuh pengiriman santri / santriwati ke timur tengah karena dengan belajar diluar negeri bagi yang santri yang memiliki kemampuan untuk belajar disana, sebagaimana yang diharapkan pula Gurutta KH. Abdurrahman Ambo Dalle agar santri sepulangnya mengimplementasikan pendidikan yang diperoleh ke berbagai pondok pesantren yang ada di lingkungan DDI.

Takhrij Thullab dijelang akhir kegiatan mendapatkan kunjungan dari  rombongan santri Pondok Pesantren DDI Keppe Luwu yang melakukan muhibah pesantren dilingkungan DDI berbagi pengalaman dan membangun silaturahim berlandas akhlakul karimah.

 ====

silahkan like FB Fanspage ponpesalbadar dan follow twitter @ponpesalbadar

====

 

Facebook Comments
x

Cek Juga

albadar FC - Al-Badar FC Bertanding Lagi Sore ini di Liga Santri

Al-Badar FC Bertanding Lagi Sore ini di Liga Santri

Setelah dua hari yang lalu menuntaskan pertandingan melawan tim sepakbola Pondok Pesantren Al-Ikhlas Addary Takkalasi ...