Home / Kumpulan Doa dan Kisah / Nabi Yusuf di Penjara Karena Zulaikhah

Nabi Yusuf di Penjara Karena Zulaikhah

Nabi Yusuf adalah sekian dari Nabi yang diberi kemuliaan oleh berupa ketampanan wajah. Ketampanan beliau akhirnya mampu menggugah perasaan cinta yang sangat mendalam dari seorang raja yaitu Zulaikhah. Walaupun awalnya dirahasiakan akhirnya orang-orang sama tahu, terutama wanita-wanita di kota banyak yang membicarakan tentang perihal Zulaikhah (Istri Al-Aziz) sedang jatuh cinta kepada Nabi Yusuf, bahkan ceritanya sudah mendalam kepadanya. Ketika Zulaikhah mendengar orang-orang (wanita-wanita) banyak membicarakan tentang perihal dirinya maka Zulaikhah melakukan cara yaitu mengundang wanita-wanita itu dan disediakannya mereka tempat duduk serta diberikannya mereka masing-masing sebuah pisau (untuk memotong jamuan). Hal itu dilakukan oleh Zulaikhah, tiada lain agar supaya mereka (wanita-wanita) itu mengetahui siapakah sebenarnya Nabi Yusuf, dialah seorang pemuda yang tampan, gagah dan elok rupanya, yang tiada tandingannya diantara pemuda-pemuda lainnya.

Kemudian setelah itu dipanggillah Nabi Yusuf dari ruangan, lalu keluarlah Nabi Yusuf dan berjalan dihadapan mereka (wanita-wanita). Maka tatkala wanita-wanita itu melihat Nabi Yusuf, mereka sangat kagum akan ketampanan dan keelokan rupa Nabi Yusus, sehingga mereka tidak terasa mengiris-iris (melukai) ujung jari tangannya, (sampai berdarah) sambil memandang dan memperhatikan ketampanan wajah Nabi Yusuf. Lalu mereka  berkata: “Maka sempurna Allah, ini bukanlah manusia, sesungguhnya ini tidak lain hanyalah malaikat yang mulia”. Sesudah mereka melukai tangan-tangan mereka, lalu Zulaikhah berkata: “Bukanlah kamu semua telah menyaksikan ketampanan wajah Nabi Yusuf yang tiada bandingannya diantara pemuda-pemuda di negeri ini, dan kamu semua kagum kepadanya sehingga ujung jari tanganmu kau lukai sampai mengeluarkan darah. Itulah lelaki (Nabi Yusuf) yang membuat kamu mencela aku, karena aku tertarik kepadanya, dan sesungguhnya aku telah menggoda dia serta membujuk rayu untuk menundukkan dirinya padaku, karena itu dia harus dijebloskan kedalam penjara, dan dia termasuk digolongkan orang-orang yang hina.

Kisah tersebut diatas merupakan penjelasan otentik yang tertuang dalam Al-Quran Surah Yusuf 30-35 :

وَقَالَ نِسْوَةٌ فِي الْمَدِينَةِ امْرَأَةُ الْعَزِيزِ تُرَاوِدُ فَتَاهَا عَنْ نَفْسِهِ قَدْ شَغَفَهَا حُبًّا إِنَّا لَنَرَاهَا فِي ضَلالٍ مُبِينٍ (٣٠)فَلَمَّا سَمِعَتْ بِمَكْرِهِنَّ أَرْسَلَتْ إِلَيْهِنَّ وَأَعْتَدَتْ لَهُنَّ مُتَّكَأً وَآتَتْ كُلَّ وَاحِدَةٍ مِنْهُنَّ سِكِّينًا وَقَالَتِ اخْرُجْ عَلَيْهِنَّ فَلَمَّا رَأَيْنَهُ أَكْبَرْنَهُ وَقَطَّعْنَ أَيْدِيَهُنَّ وَقُلْنَ حَاشَ لِلَّهِ مَا هَذَا بَشَرًا إِنْ هَذَا إِلا مَلَكٌ كَرِيمٌ (٣١)قَالَتْ فَذَلِكُنَّ الَّذِي لُمْتُنَّنِي فِيهِ وَلَقَدْ رَاوَدْتُهُ عَنْ نَفْسِهِ فَاسْتَعْصَمَ وَلَئِنْ لَمْ يَفْعَلْ مَا آمُرُهُ لَيُسْجَنَنَّ وَلَيَكُونًا مِنَ الصَّاغِرِينَ (٣٢)قَالَ رَبِّ السِّجْنُ أَحَبُّ إِلَيَّ مِمَّا يَدْعُونَنِي إِلَيْهِ وَإِلا تَصْرِفْ عَنِّي كَيْدَهُنَّ أَصْبُ إِلَيْهِنَّ وَأَكُنْ مِنَ الْجَاهِلِينَ (٣٣)فَاسْتَجَابَ لَهُ رَبُّهُ فَصَرَفَ عَنْهُ كَيْدَهُنَّ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ (٣٤)ثُمَّ بَدَا لَهُمْ مِنْ بَعْدِ مَا رَأَوُا الآيَاتِ لَيَسْجُنُنَّهُ حَتَّى حِينٍ (٣٥)

Demi meredam polemik dan gosip, akhirnya Raja Qithfir mengambil kebijaksanaan, agar pembicaraan orang-orang mengenai peristiwa istrinya (Zulaikhah) dengan Nabi Yusuf berhenti, maka Nabi Yusuf dijebloskan kedalam penjara. Dan Yusuf berkata: “Wahai tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka (Zulaikhah) kepadaku”.

Demikiaan kisah Nabi Yusuf di penjara karena Zulaikhah, semoga bermanfaat.

====

Silahkan like FB Fan Page FB Fan Page atau follow Twitter PP. Al-Badar

====

FB Fan Page

Facebook Comments
x

Check Also

Raja Fir’aun Dan Bala Tentaranya Tenggelam Di Laut Merah

Raja Fir’aun dan bala tentaranya mengejar Nabi Musa beserta pengikutnya sampai di perbatasan (pantai) laut ...